PANCARESI

SANGHYANG PANCARESI adalah putra sulung dari enam bersaudara putra Sanghyang Wening/ Sanghyang Darmajaka dangan Dewi Sikandi. Kelima orang saudara kandungnya masing-masing bernama; Sanghyang Narada, Canghyang Caturkana, Sanghyang Triyarta, Sanghyang Drermana dan Dewi Dremani yang menjadi istri Sanghyang Tunggal.

Sanghyang Pancaresi sangat sakti dan berwatak penyabar. Karena itu ia disebut pula sebagai dewa lambang kejayaan, kebaktian dan kemanusiaan. Ia bertugas memberi petunjuk, fatwa, anugrah dan perlindungan serta pertolongan kepada umat di Arcapada. Karena itu Sanghyang Pancaresi sering menjadi tumpuhan pemujaan dan persembahan umat arcapada yang ingin mendapatkan kejayaan dan kemuliaan dalam hidupnya.

Pada jaman Lokapala Sanghyang Pancaresi pernah menitis pada Resi Dewasana putra dari Bathara Dewanggana yang hidup sebagai pertapa untuk memberi wejangan baik kepada golongan sura (manusia) ataupun asura (raksasa) tentang ajaran kepemimpinana yang diilhami kebesaran dan keseimbangan alam dan seluruh isinya. Sedangkan pada jaman Mahabharata, Sanghyang Pancaresi pernah menitis pada Resi Padmanaba, pertapa sakti di pertapaan Untarayana yang pernah menjadi guru Sri Kresna dan Arjuna. Juga pernah menitis pada Resi Seta, putra Prabu Matswapati raja Wirata, yang hidup sebagai pertapa di pertapaan Cenarasewu dan memberikan Aji Narantaka kepada Gatotkaca.

0 comments:

Post a Comment