SODA

PRABU SODA adalah raja negara Sodapura, sebuah negara kecil masuk dalam wilayah kekuasaan negera Maespati. Prabu Soda naik tahta kerajaan Sodapura menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Herutama, raja keturunan Bathara Sambo. Prabu Soda mempunyai adik kandung bernama Dewi Sintren yang menjadi istri Prabu Kalinggapati, raja negara Kalinggapura yang masih keturunan Bathara Surya.

Sebagai lazimnya satria keturunan Hyang Sambo, Prabu Soda memiliki sifat dan perwatakan arif bijaksana, setia, pemberani dan teguh dalam pendirian. Ketika terjadi perang di negara Magada memperebutkan Dewi Citrawati, Prabu Soda ikut mendampingi Bambang Sumantri yang merupakan utusan resmi Prabu Arjunasasrabahu membantu negara Magada menghadapi serbuan persekutuan seribu negara pimpinan Prabu Darmawisesa dari Widarba, dan memboyong Dewi Citrawati ke Maespati.

Prabu Soda pernah tewas dalam peperangan melawan Rahwana / Dasamuka, ketika raja raksasa negera Alengka itu menyerang Maespati. Penyerangan terjadi akibat pesanggrahan Rahwana di bukit Nusamanik terendam luapan air sungai yang dibendung oleh tubuh Prabu Arjunasasrabahu yang bertiwikrama, sehingga menjadi sebuah danau untuk mandi dan bercengkerama Dewi Citrawati dan delapan ratus selirnya. Tapi berkat kesaktian Bathara Pulasta, kakek buyut Prabu Dasamuka, Prabu Soda dapat dihidupkan kembali.

Setelah Prabu Arjunasasra tewas dalam pertempuran melawan Ramaparasu, Prabu Soda kembali ke negara Sodapura. Ia meninggal dalam usia lanjut.

0 comments:

Post a Comment