BATHARA DARMA adalah Dewa Keadilan. Ia adalah putra Sanghyang Parma, yang berarti cucu Sanghyang Taya, adik Sanghyang Wenang. Bathara Darma mempunyai saudara kandung bernama Bathara Panyarikan. Ia mempunyai tugas kewajiban memberi petunjuk, fatwa dan ajaran kebajikan kepada umat di Arcapada.
Pada jaman Lokapala, Bathara Darma menitis pada Prabu Lokawana, bertugas memberikan fatwa tentang tatanan peradaban kepada manusia dan golongan raksasa. Pada jaman Ramayana, ia menitis pada Prabu Banaputra, raja negara Ayodya, kemudian menitis pada Raden Bharata, putra Prabu Dasarata dengan
Dewi Kekayi, bertugas memberi ajaran tentang hak dan kewajiban yang dimiliki dan dijalankan oleh orang perorang dalam tatanan hidup bermasyarakat. Sedangkan pada jaman Mahabharata, Bathara Darma menitis pada Prabu Puntadewa/Yudhistira, raja negara Amarta, bertugas memberi contoh tentang perilaku kebajikan dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.
Dalam Kitab Mahabharata, parwa ke-XVII, Maha Prastanikaparwa, Bathara Darma menjelma menjadi seekor anjing yang berhasil menuntun Prabu Puntadewa/Yudhistira masuk ke Swargaloka.
Popular Posts
-
Senjata Pancanaka berupa Kuku jempol tangan yang berwarna hitam,melengkung panjang ke bawah serta sangat tajam. Diceritakan tajamnya tujuhka...
-
ARYA SETYAKI juga dikenal dengan nama Arya Wresniwara, yang berarti perwira dari suku Wresni. Sedangkan julukan Singamulangjaya, karena a...
-
PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayi...
-
DURMAGATI adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta, raja negara...
-
DENTAWIKLUKRAMA adalah putra kedua (bungsu) Arya Wibisana dari negara Alengka dengan Dewi Triwati, seorang hapsari keturunan Sanghyang Ta...


0 komentar:
Posting Komentar