SURAGURU

SANGHYANG SURAGURU adalah dewa perang, karena itu ia sering juga disebut dengan nama Dewa Surapati. Menurut kitab ―Mahabharata‖ , Sanghyang Suraguru atau Dewa Surapati termasuk satu dari delapan dewa yang lahir dari ―Ant6iga Mahadwipa‖, yang berujud sebuah telur ajaib. Ketujuh dewa lainnya adalah Sanghyang Pitamaha, Sanghyang Prajapati, Sanghyang Stanu, Sanghyang Manu, Sanghyang Ka, Sanghyang Pracetas dan Sanghyang Daksa.

Sanghyang Suraguru sangat sakti. Sebagai dewa perang, ia menguasai berbagai ilmu kesaktian serta menguasi berbagai tata gelar perang. Bersama Sanghyang Pancaresi dan Sanghyang Senggana, Sanghyang Suraguru selalu menjadi senapati perang para dewa apabila Suralaya mendapat serbuan dari golongan asura (para raksasa).

Karena kesaktiannya dan penguasaanya tentang berbagai ilmu peperangan, Sanghyang Suraguru sering menjadi tumpuhan pemujaan dan persembahan umat arcapada yang ingin mendapatkan kesakian dan kejayaan dalam hidupnya. Sanghyang Suraguru juga pernah turun ke arcapada menitis pada beberapa satria. Pada jaman Lokapala, ia pernah menitis pada Bambang Sumantri, satria dari pertapaan Ardisekar, putra Resi Suwandagni yang mengabdikan diri pada Prabu Arjunasasrabahu, raja negara Maespati. Sedang pada jaman Mahabharata, Sanghyang Suraguru pernah menitis pada Basukarna atau Adipati Karna, putra Dewi Kunti dengan Bathara Surya yang menjadi raja di negara Awangga dan menjadi senapati perang Kurawa dalam perang Kurusetra.

0 comments:

Post a Comment