PRAJAPATI

Menurut kitab Mahabharata‖ , SANGHYANG PRAJAPATI termasuk satu dari delapan dewa yang lahir Antiga Nahadwipa‖ yang berujud sebuah telur ajaib. Ketujuh dewa lainnya adalah Sanghyang Pitamaha, Sanghyang Sutaguru, Sanghyang Stanu, Sanghyang Manu, Sanghyang Ka, Sanghyang Pracetas atau Sanghyang Parameswara dan Sanghyang Daksa.

Sanghyang Prajapati sangat sakti dan memiliki perwatakan keras hati. Ia juga dikenal sebagai dewa perang karena menguasai berbagai ilmu kesaktian serta menguasi berbagai tata gelar perang. Bersama Sanghyang Sutaguru dan Sanghyang Senggana, Sanghyang Prajapati selalu menjadi senapati perang para dewa apabila Suralaya mendapat serbuan dari golongan asura (para raksasa).

Karena kesaktiannya dan sifatnya yang keras hati dan cenderung berangasan, Sanghyang Prajapati sering menjadi tumpuhan pemujaan dan persembahan umat arcapada yang ingin mendapatkan kejayaan dan kemuliaan dalam hidupnya, terutama dari golongan raksasa. Sanghyang Prajapati juga pernah turun ke arcapada menitis pada Prabu Nagapaya, raja rakssa dari negara Kiskenda, yang menyerang Suralaya karena ingin memperistri Dewi Supraba, tapi tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandudewanata dari Astina.

Sanghyang Prajapati kemudian kembali menitis pada Prabu Kalaruci. Merasa sangat sakti raja raksasa negara Karanggubarja ini datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini, seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi, yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena, putra ke-empat Prabu Basukunti, dari negara Mandura, namun akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandudewanata

0 comments:

Post a Comment