SAMBA

RADEN SAMBA dikenal pula dengan nama Wisnubrata. Ia adalah putra Prabu Kresna, raja negara Dwarawati dengan permaisuri Dewi Jembawati, putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Ia mempunyai adik kandung bernama Gunadewa (berwujud kera). Samba juga memiliki enam orang saudara lain ibu, yaitu; Saranadewa (berwujud raksasa), Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari (dari permaisuri Dewi Rukmini), Arya Setyaka (dari permaisuri Dewi Setyaboma), Sitija dan Dewi Siti Sundari (dari permaisuri Dewi Pretiwi).

Samba tinggal di kesatrian Paranggaruda. Ia berparas cakap dan sangat tampan. Memiliki perwatakan; ladak/galak, pandai bicara, cerdik, limpad, congkak, agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri.

Sebagai titisan Bathara Drema, Samba inigin memperistri Dewi Yadnyanawati/Hagnyanawati, putri Prabu Narakasura raja negara Surateleng yang diyakini sebagai titis Bathari Dremi, yang telah diperistri Prabu Bomanarakasura/Sitija,Putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Samba tewas dalam peperangan melawan Prabu Bomanarakasura, tetapi dihidupkan kembali oleh Prabu Kresna, yang kemudian membinasakan Prabu Bomanarakasura dengan senjata Cakra
Samba mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda dalam peristiwa perang gada sesama keluarga sendiri Trah Yadawa, Wresni dan Andaka.

0 comments:

Post a Comment