Ada seorang wanita yang bernama Sriwitari yang jatuh cinta dengan Arjuna. Karena cintanya ditolak,
Arjuna dikutuk menjadi banteng.
Sementara itu Prabu Kresna menerima surat ancaman dari Prabu Siwandakala dari Kerajaan Medang
Sawanda, yang menyatakan bahwa Kerajaan Dwarawati akan ditaklukkan.
Para senapati Kerajaan Dwarawati ternyata tidak ada yang dapat menandingi kesaktian Siwandakala,
sehinga Kresna minta bantuan seekor banteng, yang sebenarnya penjelmaan Arjuna, untuk melawan
Siwandakala.
Sewaktu banteng itu terkena senjata candrasa, seketika itu juga berubah menjadi Arjuna, sedangkan
Siwandakala akhirnya dapat dikalahkan, dan berubah ujud menjadi Batara Kala.
Popular Posts
-
PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayi...
-
Dikisahkan ing pertapan Jatisrana, ana pandhita aran Begawan Suwandhagni. Sang Begawan nduwe anak loro lanang kabeh aran Bambang Sumantri la...
-
RUKMAKA dan RUKMAKALA adalah raksasa penjelamaan Bathara Indra dan Bathara Bayu. Kedua raksasa ini hanya tampil dalam lakon ―Dewaruci‖ yai...
-
YAMAWIDURA adalah putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa, raja negara Astina dengan Dewi Datri, wanita pengidung Weda dari pertapaan ...
-
ARYA SETYAKI juga dikenal dengan nama Arya Wresniwara, yang berarti perwira dari suku Wresni. Sedangkan julukan Singamulangjaya, karena a...

0 komentar:
Posting Komentar