Di negara Astina Prabu Duryudana sedang mengadakan persidangan dengan patih Harya Suman, Narpati Basukarna dan Prabu Baladewa mengenai usaha menyatukan negeri Pringgondani dengan Astina mengingat negeri Pringgondani sedang goncang dengan ditinggal mangkat rajanya, Prabu Arimba. Dengan diiringi bala tentara Kurawa, Prabu Karna ditugasi menyerbu Pringgondani namun ditengah perjalanan bertemu dengan rombongan Prabu Kala Pustaka raja Tunggarana yang mempunyai maksud sama, sehingga keduanya terlibat peperangan dan rombongan Prabu kalah dan melarikan diri.
Sementara itu Prabu Yudistira sedang bersidang di negeri Amarta dengan para kerabat dan pejabat Pandawa untuk memikirkan tahta Pringgondani yang kosong sepeninggalnya Prabu Harimba, untuk maksud tersebut R.Arjuna ditugasi pergi kekhayangan untuk menanyakan siapa yang berhak atas tahta negeri Pringgondani, sedangkan R. Werkudara dan Prabu Kresna pergi ke negeri Pringgondani.
Di negeri Pringgondani Dewi Arimbi sedang mengadakan persidangan dengan pejabat negara untuk membicarakan suksesi negeri Pringgondani, tiba-tiba datang R. Werkudara dan Prabu Kresna juga Janaka yang diiringi Batara Narada yang mengutarakan perihal siapa yang berhak menduduki tahta Pringgondani. Akhirnya disepakati semua pihak, maka R. Gatotkacalah yang berhak menduduki tahta mengganti Prabu Arimba. Dengan disepakati semua pihak, maka R. Gatotkaca dinobatkan menjadi raja di negara Pringgondani dengan bergelar Prabu Kacanegara. Kedatangan bala tentara Kurawa terlambat, sesampainya mereka di negara Pringgondani ternyata di negeri Pringgondani baru saja diadakan penobatan R. Gatotkaca menjadi raja bergelar Prabu Kacanegara. Mengetahui hal ini rombongan Kurawa tidak dapat menerima, akhirnya terjadilah peperangan, namun dapat dilerai oleh Batara Narada dan rombongan Kurawa yang dipimpin Adipati Karna kembali ke Astina sedangkan bala tentara Prabu Kala Pustaka raja negeri Tunggarana dapat diatasi oleh R.Werkudara dan putra-putra Pandawa.
Maka dengan diwisudanya R. Gatotkaca menjadi raja di Pringgondani keadaan negara pulih kembali menjadi aman, tentram , damai dan sejahtera.
Popular Posts
-
Dikisahkan ing pertapan Jatisrana, ana pandhita aran Begawan Suwandhagni. Sang Begawan nduwe anak loro lanang kabeh aran Bambang Sumantri la...
-
PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayi...
-
Prabu Matswapati, Prabu Puntadewa, Prabu Kresna, dihadap oleh Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Drestajumena dan Setyaki. Mereka masih bersedih ...
-
DEWI KANIRARAS atau Dewi Retnowati, adalah putri sulung Bathara Hira, putra Sanghyang Triyarta yang berarti keturunan Sanghyang Wening/ ...
-
YAMAWIDURA adalah putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa, raja negara Astina dengan Dewi Datri, wanita pengidung Weda dari pertapaan ...

0 komentar:
Posting Komentar