Pada lakon itu dikisahkan tentang kematian Trikaya alias Atikaya, salah seorang anak Prabu Dasamuka, raja Alengka. Ketika terjadi peperangan untuk membebaskan Dewi Sinta, Trikaya yang amat mahir dan cekatan dalam meluncurkan anak panah, bahu membahu bersama raksasa Mataka berhasil memporakporandakan pasukan kera. Anoman kewalahan menghadapi kedua musuhnya. Baru setelah Kapi Saraba datang membantunya, Anoman dapat membunuh Ditya Mataka.
Sedangkan yang membunuh Trikaya adalah Laksmana. Waktu Trikaya melepaskan anak panah pusaka bernama Pawaksara, Laksmana menghadapinya dengan anak panah pusaka bernama Surawijaya.
Pawaksara artinya panah api, sedangkan Surawijaya artinya pahlawan kemenangan.
Popular Posts
-
ARYA SETYAKI juga dikenal dengan nama Arya Wresniwara, yang berarti perwira dari suku Wresni. Sedangkan julukan Singamulangjaya, karena a...
-
DURMAGATI adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta, raja negara...
-
DEWI UTARI adalah putri bungsu Prabu Matswapati/Durgandana, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati, putri ang...
-
PRABU JANAKA adalah raja negara Mantili atau Matila (Mahabharata), ayah Dewi Sinta. Prabu Janaka merupakan seorang raja yang masih keturu...
-
DEWI GENDARI adalah putra Prabu Gandara, raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Gendari mempunyai tiga orang saud...

0 komentar:
Posting Komentar