Prabu Pandudewanata raja Hastina sedih hatinya, disebabkan kandungan permaisurinya yang telah berumur 7 bulan hilang tiba-tiba dari perut Dewi Kunthi. Prabu Pandu berpikir bahwa seluruh permasalahan itu berasal dari dewa, sehingga peristiwa yang menimpa istrinya adalah ulah para dewa. Maka berangkatlah Prabu Pandudewanata ke kayangan Jonggringsalaka.
Alkisah perjalanan jabang bayi anak Prabu Pandu nyasar di parang pawidodaren sehingga menimbulkan huru-hara dengan para bidadari, hingga akhirnya Narada memisahkannya dan dihantarkan menghadap Batara Guru. Jabang bayi diberi wejangan tentang tugas kehidupan dan tugas kelak yang harus dijalani jabang bayi. Selanjutnya jabang bayi diberi anugerah Lananging Jagad Lancuring Bawana dan menjadi jago di dunia dalam memerangi kejahatan.
Dalam perjalanan menuju ke kandungan ibunya ia bertemu Batari Durga yang memaksa jabang bayi mengikuti kehendaknya. Berkat kesaktian yang diterimanya dari para Dewa jabang bayi dapat selamat kembali lagi ke kandungan Dewi Kunthi. Pandupun sempat melihat ketampanan calon anaknya tersebut. Tidak antara lama
jabang bayipun lahir dan diberi nama Parta, Arjuna, Pandutenaya, Wijanarka, Janaka.
Popular Posts
-
PRABU MAESASURA adalah raja negara Guwa Kiskenda. Ia berwujud raksasa berkepala kerbau. Prabu Maesasura mempunyai seorang patih yang bern...
-
DEWI SRENGGINIWATI adalah putri Resi Badawanangala, kura-kura raksasa yang tinggal di Sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita, Badawananga...
-
DEWI KANIRARAS atau Dewi Retnowati, adalah putri sulung Bathara Hira, putra Sanghyang Triyarta yang berarti keturunan Sanghyang Wening/ ...
-
JATASURA berwujud harimau yang mempunyai rambut di lehernya. Karena ketekunannya bertapa, ia menjadi sangat sakti dan dapat mengerti bahas...
-
Di Negara Astina Prabu Duryudana, Patih Harya Sangkuni dan kerabat kerajaan Astina sedang membicarakan perihal berdiamnya keluarga Pandawa ...

0 komentar:
Posting Komentar