Di Negara Astina Prabu Suyudana kedatangan seorang Resi sakti yang resi bernama Raksa Buana. Ia akan menurunkan ajian Aji Jaya Kamijaya. Barang siapa yang memiliki ajian tersebut ia akan menjadi orang yang paling sakti di Jagat raya. Untuk memiliki ajian tersebut diperlukan persyaratan yakni tumbal darah Uudawala putra ki Semar.
Untuk memenuhi persyaratan tersebut Prabu Suyudana memerintahkan Resi Drona untuk menangkap
Udawala. Dengan tipu dayanya Drona, ia membujuk Arjuna untuk membantu memperoleh tumbal
tersebut.
Bersamaan dengan itu Udawala sedang sakit, maka dengan alasan untuk pengobatan, Arjuna membawa Udawala ke Astina. Namun Semar mempunyai firasat bahwa ada sesuatu yang tidak semestinya dengan sikap Arjuna yang memaksakan kehendaknya akan membawa Udawala ke Astina. Cepot dan Gareng diperintah Semar untuk membuntuti Arjuna.
Udawala ditempatkan pada kerangkeng besi, menunggu saat yang tepat diadakannya upacara menurunkan Ajian Jaya Kawijaya,. Di dalam ketidakberdayaannya, Udawala memohon pertolongan Dewata. Sang Hyang Wenang menjelma lalu datanglah Sang Hyng Kuncir Sakti untuk menyelamatkan Udawala.
Popular Posts
-
Dikisahkan ing pertapan Jatisrana, ana pandhita aran Begawan Suwandhagni. Sang Begawan nduwe anak loro lanang kabeh aran Bambang Sumantri la...
-
PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayi...
-
RAMAWIJAYA dikenal pula dengan nama Ramayana, Ramaragawa, Ramacandra, Ramabadra, Rawadewa dan Raguputra. Ia merupakan putra tunggal Prabu...
-
DURMAGATI adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta, raja negara...
-
Raja trajutisna prabu sitidja alias boma narakasura merasa sangat sedih dan kecewa. karena istrinya Dewi Hagnyawanawati atau dei Mustikawat...

0 komentar:
Posting Komentar