Lakon ini terkadang disebut Narayana Maling. Begawan Drona hendak menikah dengan Dewi Rukmini, putri Prabu Bismaka dari Kerajaan Kumbina.Rencana perkimpoian ini akhirnya gagal karena Dewi Rukmini dilarikan oleh Narayana, yakni Kresna di kala muda. Dengan bantuan para Kurawa, Begawan Drona berusaha merebut kembali Rukmini, tetapi tidak berhasil.
Prabu Bismaka yang merasa sakit hati kemudian meminta bantuan para Pandawa untuk menangkap Narayana. Terjadilah perang tanding antara Narayana dan Pandawa. Pada perang tanding itu Puntadewa dan Bima tewas. Perang tanding antara Arjuna dan Narayana berjalan seru dan seimbang.
Karena tidak satupun yang kalah, keduanya lalu melakukan triwikrama. Akibatnya kahyangan geger. Batara Narada lalu turun ke dunia untuk melerai mereka yang berperang tanding, lalu menjelaskan pada Arjuna, bahwa Dewi Rukmini memang jodoh Narayana.
Dengan demikian akhirnya Dewi Rukmini menjadi istri Nayarana alias Kresna.
Puntadewa dan Bima yang semula tewas, dihidupkan kembali oleh Narayana dengan Kembang Wijayakusuma.
Popular Posts
-
PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayi...
-
Dikisahkan ing pertapan Jatisrana, ana pandhita aran Begawan Suwandhagni. Sang Begawan nduwe anak loro lanang kabeh aran Bambang Sumantri la...
-
Prabu Matswapati, Prabu Puntadewa, Prabu Kresna, dihadap oleh Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Drestajumena dan Setyaki. Mereka masih bersedih ...
-
Raja trajutisna prabu sitidja alias boma narakasura merasa sangat sedih dan kecewa. karena istrinya Dewi Hagnyawanawati atau dei Mustikawat...
-
YAMAWIDURA adalah putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa, raja negara Astina dengan Dewi Datri, wanita pengidung Weda dari pertapaan ...

0 komentar:
Posting Komentar